Memahami Hukum di Indonesia: Sebuah Korelasi antara Politik, Filsafat, dan Globalisasi

Pranoto Iskandar

“Sebuah buku pengantar studi hukum yang serba ringkas namun komprehensif. Perlu bagi siapa pun yang hendak mengkaji fenomena hukum secara holistik.”

Dr. Ign. Bambang Sugiharto, Guru Besar dan Wakil Dekan Fakultas Filsafat Universitas Parahyangan, Bandung dan Mantan Presiden Asian Asociation of Catholic Philosophers.

Urgensi akan pemahaman holistik terhadap hukum adalah sebuah hal yang tak bisa ditawar-tawar dalam sebuah masyarakat yang menganut prinsip supremasi hukum (the rule of law). Persoalannya adalah sebuah hal yang sangat sukar untuk memahami hukum Indonesia mengingat berbagai kendala, utamanya diakibatkan oleh masih lemahnya tradisi akademis. Terlepas dari berbagai ambiguitas sekaligus anomali yang menghadangnya, buku ini berupaya mengurai tema besar yang sangat sulit ini secara sederhana dengan melihatnya secara utuh. Ini tidak bisa dilepaskan dari argumentasi dasar dari buku ini yakni hukum Indonesia tidak bisa dilepaskan dari dinamika di luar, mulai dari Hinduisme, kolonialisme sampai globalisasi. Upaya ini dimulai dengan menempatkan diskursus atas konsepsi hukum dalam konteks lebih luas, yakni di tingkat internasional. Dalam bahasan pada bagian ini, pembaca diajak mengenal berbagai perspektif terkini dalam studi hukum kontemporer, termasuk hukum dan ekonomi, feminisme, post-kolonialisme. Selanjutnya, bahasan beralih pada realitas hukum yang terbagi ke dalam berbagai keluarga hukum, seperti civil law, common law, dan hukum religius. Setelah menyiapkan konteks, bahasan mulai tertuju pada Indonesia, mulai dari studi kesarjanaan, sistem pendidikan sampai profesi-profesi dalam sistem hukum Indonesia. Alhasil, buku ini tidak hanya mampu memberikan bahasan akademik atas apa yang dimaksud dengan “hukum,” tapi lebih dari itu, ia menyediakan referensi yang sangat dibutuhkan bagi masyarakat luas terkait dengan berbagai tema besar yang sangat mendasar dalam studi ilmu hukum itu sendiri.

Pranoto Iskandar adalah Direktur Pendiri the Institute for Migrant Rights (IMR), sebuah inisiatif non-pemerintahan yang bergerak dalam promosi dan advokasi hak-hak migran melalui pemanfaatan mekanisme-mekanisme hukum internasional, Cianjur, yang berdiri sejak 2007 dengan co-sponsorship dari the American Society of International Law (ASIL). Beberapa publikasi lainnya meliputi: Hukum HAM Internasional: Sebuah Pengantar Kontekstual (2010), Hukum Internasional Kontemporer (2006), (editor) Diskursus HAM IMR (Akan Datang), dan Islam, Terrorisme, dan Neo-Imperialisme: Perspektif Hukum Nasional dan Internasional (2003). 

Untuk membeli buku:  atau hubungi kami di: press@imr.or.id