Satu Bumi: Etika Bagi Era Globalisasi

Peter Singer

Satu Bumi — Etika Bagi Era Globalisasi; Peter Singer

Saya bahagia buku ini diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia tepat ketika Indonesia memiliki peran yang semakin penting dalam hubungan internasional. Saya berharap ia akan membantu bangsa Indonesia untuk memahami pentingnya berbagai sumbangsih dalam upaya pembangunan sebuah komunitas global. Ketika dunia menjadi semakin terus terhubung, sangatlah penting bagi semua orang di semua tempat meyakini bila kita ada dalam satu bumi yang sama, dan kita tak hanya berpikir dalam kerangka “apa yang baik bagi negara kita.” Kita semua harus berpikir dalam kerangka “apa yang baik bagi dunia secara keseluruhan.

Peter Singer dari Prakata untuk Bahasa Indonesia

Peter Singer adalah salah satu filsuf moral paling tajam dan penting dewasa ini. Salah satu buku paling penting Singer adalah “Satu Bumi: Etika bagi Era Globalisasi”. Di dalamnya ia membahas secara kritis bagaimana empat masalah menantang harus ditangani secara etis: Perubahan iklim, peran World Trade Organization, apakah pelanggaran berat hak-hak asasi manusia membenarkan intervensi asing, dan bantuan asing. Bahwa buku ini sekarang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia harus disambut gembira. Buku ini pantas dibaca oleh semua yang mencari sikap bertanggungjawab terhadap masalah-masalah yang dibawa oleh globalisasi ini.
Franz Magnis-Suseno SJ, Profesor Etika, Sekolah Tinggi Filsafat, Driyarkara, Jakarta

Pranoto telah mempermudah pembaca berbahasa Indonesia untuk memahami dan menyelami isi buku aslinya. Sebab, menerjemahkan sebuah buku bukanlah perkara mudah. Hanya mereka yang betul-betul menguasai bahasa dan mendalami wacana yang diulas dalam buku tersebut dapat menerjemahkan secara lancar ke dalam bahasa lain. Tambahan pula, dalam penerjemahan ini Pranoto sengaja memberikan penekanan-penekanan yang perlu demi memudahkan pembaca memahami alur pemikiran Peter Singer yang sering kali terlalu rumit dipahami . . . Sekali lagi, Pranoto pantas mendapatkan apresiasi yang tinggi atas karya akademiknya ini.

Musdah Mulia, Profesor Kajian Ke-Islam-an Universitas Islam Negeri, Jakarta

Sebagaimana biasanya Peter Singer selalu menulis dengan jernih yang disertai penalaran yang ketat. Menjadikan negara-negara bertindak secara etis adalah sebuah aspirasi yang heroik, tapi buku ini akan mampu memaksa para realis yang keras kepala sekalipun untuk mempertimbangkan akan kemungkinannya.

Gareth Evans, Presiden International Crisis Group, mantan Menteri Luar Negeri Australia

Argumen yang dikemukakan Singer langsung mengena, jujur, dan nyata. Buku ini memberikan tinjauan yang sangat baik terkait bermacam persoalan teknis yang pokok dalam perdebatan saat ini (seperti pembedaan produk/proses, dan legalitas intervensi kemanusiaan dalam kerangka Piagam PBB), sebagaimana halnya bahasan filosofis atas bermacam kecenderungan global. Ini merupakan tinjauan yang paling penting dalam bentuk buku terkait berbagai dimensi moral dalam globalisasi.

Lief Wenar, adalah Chair of Ethics di King’s College London

Peter Singer menjabat Ira W. DeCamp Profesor Bioetika di the University Center of Human Values di Universitas Princeton dan Laureate Profesor di Centre for Applied Philosophy and Public Ethics di Universitas Melbourne. Ia mendapatkan sorotan internasional ketika memublikasikan karyanya Animal Liberation: A New Ethics for Our Treatment of Animals (1975) ketika menjabat sebagai profesor tamu di New York University yang diklaim oleh banyak kalangan sebagai karya intelektual rintisan bagi gerakan pembebasan binatang di era modern. Sebagaimana dicatat oleh Encyclopædia Britannica salah satu kontribusi penting yang diberikan oleh Animal Liberation adalah pembahasan atas konsep “spesiesisme,” yang mana menurutnya semua makhluk yang memiliki kemampuan untuk menikmati atau menderita harus dimasukan dalam pertimbangan pembuatan keputusan moral. Di antara karya lainnya yang banyak jumlah, Practical Ethics (1979) merupakan publikasi yang mengokohkan penobatannya sebagai salah satu filsuf yang paling berpengaruh dewasa ini. Pemikirannya telah banyak dikaji dan menjadi pusat perdebatan di kalangan akademis yang dibuktikan oleh pemublikasian Singer and His Critics, yang diedit oleh Dale Jamieson, dan Peter Singer Under Fire, yang diedit oleh Jeffrey Schaler. Bukunya yang terbaru The Life You Can Save merupakan proyeknya yang paling ambisius dimana ia berupaya merealisasikan usulan yang sebelumnya dieksplorasi di salah satu bab dalam buku ini yang berjudul “Satu Komunitas.”

Untuk membeli buku ini:
atau silahkan hubungi kami di: press@imr.or.id