Hukum HAM Internasional: Sebuah Pengantar Kontekstual

Pranoto Iskandar

Pada saat ini, sentralitas HAM sebagai nilai-nilai etika universal dalam pergaulan mulai dari ranah privat sampai publik sudah tidak dapat diragukan lagi. Ini ditunjukan oleh makin menguatnya aspirasi bagi penerapannya secara universal yang disuarakan mulai dari Organisasi Antar-Pemerintahan (IGOs) sampai aktor-aktor non-pemerintahan (LSM). Pada gilirannya, ketegangan antara pendukung universalisme dan relativisme pun tak dapat terhindarkan. Salah satu contoh yang jelas adalah menguatnya sinyalemen akan adanya “nilai-nilai Asia.” Terlepas dari ketiadaan kejelasan atas penyelesaian kontroversi di atas, komunitas internasional, yang direpresentasikan oleh IGOs dan LSM, telah secara konsisten menekankan universalitas nilai-nilai HAM yang tidak dapat dibatasi oleh berbagai bentuk pembatasan, seperti kebangsaan, jenis kelamin, ras, dan lain-lainnya.

Berlandaskan pada asumsi akan universalitas HAM, buku ini mengurai berbagai isu fundamental dalam rezim hukum HAM internasional. Pembahasan yang dilakukannya secara menyeluruh dengan menggunakan bahasa yang sederhana atas berbagai isu dalam lingkup diskursus HAM internasional telah menjadikannya tidak hanya mampu memberikan sumbangan terhadap perdebatan akademis tapi juga bagi hal-hal praktis, seperti pemanfaatan berbagai mekanisme hukum internasional yang sangat potensial bagi pemajuan promosi dan perlindungan HAM di tingkat nasional. Singkatnya, buku ini dapat dimanfaatkan secara langsung oleh para praktisi maupun akademisi yang menekuni bidang sosial, khususnya, hukum, politik, ilmu pemerintahan dan hubungan internasional. Buku ini pun didukung oleh situs web yang khusus didesain untuk mendukungnya. Lebih jauh, buku ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi terciptanya konsistensi antara penegakan HAM di tingkat lokal dengan aspirasi di tingkat global.

Pranoto Iskandar adalah Direktur Pendiri the Institute for Migrant Rights. Beberapa publikasi lainnya meliputi: Hukum Internasional Kontemporer (2006), Memahami Hukum: Hukum Indonesia dalam Konteks (2009); (editor) Diskursus HAM IMR (Akan Datang), Islam, Terrorisme, dan Neo-Imperialisme: Perspektif Hukum Nasional dan Internasional (2003).

Pujian untuk Hukum HAM Internasional (ed. 1)

Upaya memasyarakatkan prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) harus dilakukan secara terus-menerus tanpa kenal lelah. Sebab, hanya dengan menegakkan nilai-nilai kemanusiaan, seperti tercakup dalam berbagai instrumen HAM, suatu masyarakat dapat mencapai tingkat peradaban yang tinggi. Bahkan, tingkat kemajuan dan keadaban suatu negara dapat diukur dari sejauhmana negara itu memenuhi hak-hak asasi warganya, terutama dari kelompok rentan. Dalam konteks inilah kita patut mengapresiasi karya Pranoto Iskandar yang dengan cerdas dan kritis mengulas aspek hukum dalam instrumen HAM internasional. Buku ini harus dibaca oleh para praktisi hukum dan para penyelenggara negara agar mereka lebih manusiawi dalam melaksanakan tugasnya.
Siti Musdah Mulia, Profesor Ilmu Politik, Universitas Islam Negeri, Jakarta dan Universitas Paramadina, Jakarta dan Ketua the Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP), Jakarta

Adalah sebuah kebutuhan yang mendesak bagi hadirnya sebuah pengantar atas hukum HAM internasional yang sangat mudah dipahami, mengingat hukum ini seringkali disalahpahami sebagai akibat dari keluasannya dan tidak [dipahami] sebagai hal yang dapat berpengaruh banyak atas berbagai perubahan di tingkat lokal. PBB memberikan banyak mekanisme yang cukup beragam yang dapat menangani berbagai ketidakadilan yang dengan sangat mudah kita temui. Saya telah berdiskusi banyak terkait dengan kegiatannya Pranoto Iskandar dan menyaksikan sendiri keseriusan atas komitmennya terhadap penegakan HAM internasional. Saya yakin kontribusinya akan sangat bermanfaat, utamanya, bagi semua pihak yang meyakini bahwa HAM adalah untuk semua, tanpa kecuali.

Frédéric Mégret, Profesor Hukum McGill University, Montreal, Kanada, Ketua Penelitian Kanada dalam Hukum HAM dan Pluralisme Hukum dan Co-editor (bersama Philip Alston) The United Nations and Human Rights: A Critical Appraisal yang diterbitkan oleh Oxford University Press (2010).

Untuk pembelian

 atau silahkan hubungi kami di: press@imr.or.id